Program Wisata Edukasi Desa Kragan (WESI) Dalam Aksi Gemilang Sidoarjo, Dukung Implementasi SDGs

Berita21 Dilihat
Sumber: dokumen pribadi

Kragan, JurnalPost.com – Empat pemuda-pemudi asal Kragan telah menciptakan sebuah program luar biasa yang mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini dikenal dengan sebutan “WESI Program” atau Wisata Edukasi Desa Kragan. Program inovatif ini bertujuan untuk memberikan pendidikan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Desa Kragan, Jawa Timur.

WESI Program terdiri dari empat situs edukasi yang mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan masyarakat desa, serta menawarkan wawasan penting dalam mendukung implementasi SDGs. Berikut adalah empat situs edukasi utama yang termasuk dalam program ini:

1. TPST “Sahabat Maggot”
Situs ini fokus pada pengolahan sampah berbasis maggot larva Black Soldier Fly (BSF) untuk mengurai sampah. Selain menjadi solusi lingkungan yang berkelanjutan, output akhir dari pengolahan sampah ini memiliki nilai ekonomis sebagai pupuk kompos dan pakan ternak.

2. Taman Toga “ASKARA”
Taman Toga ASKARA adalah taman obat keluarga yang menghasilkan tanaman obat keluarga tradisional yang bernilai ekonomis, sementara juga berperan dalam mempromosikan kesehatan tradisional.

3. Lapangan Futsal
Lapangan futsal didirikan untuk memfasilitasi minat dan bakat pemuda dan pemudi dalam bidang olahraga, serta mempromosikan gaya hidup aktif.

4. Pasar Desa
Pasar Desa Kragan adalah situs kegiatan ekonomi desa yang bertujuan mendorong semangat berwirausaha masyarakat. Pasar Desa menjadi tempat penting bagi para pengusaha lokal untuk memasarkan produk-produk mereka.

Keempat program tersebut tidak hanya beroperasional masing-masing, tetapi juga berfungsi sebagai situs edukasi bagi warga dan pengunjung yang ingin mempelajari cara mengelola sampah, tumbuh-tumbuhan obat keluarga, olahraga, dan aspek-aspek ekonomi dan berwirausaha.

Keempat pemuda yang menjadi pionir dalam menginisiasi program WESI adalah sebagai berikut:
1. Nur Putra Aliyanto, alumni Bimbingan Konseling Islam UIN Sunan Ampel Surabaya.
2. Choirun Nisa Quentari, alumni Bimbingan Konseling Islam UIN Sunan Ampel Surabaya.
3. Rahmat Fiqih Gunawan, mahasiswa FEB Universitas Airlangga.
4. Rheza Eka Putra Pratama, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Baca Juga  Cara Terapkan Gaya Hidup Ukeireru Ala Jepang yang Tambah Kebahagiaan

Selain empat pemuda tersebut, program WESI juga mendapatkan dukungan kuat dari berbagai organisasi dan lembaga, termasuk Badan Usaha Milik Desa Kragan, PKK Desa Kragan, Karang Taruna Desa Kragan, serta dukungan pemerintah desa setempat.

Pada hari Jumat, 27 Oktober 2023, Dewan Pemuda Sidoarjo, yang diwakili oleh Sdr. Haidar dan Sdr. Ditto, berkunjung ke program WESI ini. Sdr. Ditto memberikan apresiasi positif terhadap program ini, khususnya terkait hasil olahan tanaman toga. Dia berharap hasil olahan Toga ini dapat diperluas penjualannya karena memiliki potensi yang luar biasa.

Program WESI telah menjadi contoh nyata bagaimana pemuda-pemudi lokal dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta menginspirasi masyarakat untuk ikut serta dalam mencapai tujuan SDGs. Semoga program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Kragan dan masyarakat sekitarnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *