BPS: Realisasi Kunjungan Wisatawan China ke Indonesia Mencapai 788 Ribu Tahun Lalu

Foto berikut menunjukkan sesi pemberian cenderamata oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia kepada Tongcheng Travel dalam seminar promosi perjalanan luar negeri yang diselenggarakan di Jakarta pada 13 Maret 2024. (Xinhua/Abdul Azis Said)

JAKARTA, JurnalPost.com – Pemerintah Republik Indonesia menargetkan sebanyak 1,5 juta kunjungan turis China ke Indonesia tahun ini, dua kali lipat dari realisasi tahun lalu yang sebanyak 788 ribu kunjungan, tunjuk data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Penerbangan internasional ke Indonesia merupakan kunci untuk meningkatkan jumlah turis internasional yang berkunjung ke Indonesia, khususnya sejumlah maskapai China Daratan dan Daerah Administratif Khusus Makau telah mengaktifkan kembali beberapa rute langsung ke Indonesia sepanjang 2023-2024,” seperti disampaikan Kepala Pemasaran Pariwisata Asia Timur Biro Pemasaran Regional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Adila Chaerman, dalam seminar yang diadakan perusahaan jasa perjalanan asal China, Tongcheng, di Jakarta, pada Rabu (13/3).

Sejumlah maskapai yang membuka kembali rute penerbangan langsung sejak tahun lalu antara lain China Eastern Airlines, China Southern Airline, Xiamen Airlines, Air Macau, dan Juneyao Airlines.

Dengan demikian, ada total 12 maskapai yang menyediakan penerbangan langsung dari dan menuju China dengan jumlah kapasitas kursi melampaui 1 juta pada tahun ini. Penerbangan tersebut menghubungkan 14 kota di China dengan beberapa kota di Indonesia termasuk Jakarta, Bali dan Manado.

Strategi lainnya untuk menarik lebih banyak turis China adalah dengan berpartisipasi dalam beberapa pameran seperti Macau International Travel Expo, menyelenggarakan program misi pemasaran di China, mengadakan perjalanan familiarisasi atau familiarization trip untuk pasar China, dan kerja sama promosi dengan operator atau agen perjalanan wisata.

Pemerintah akan mempromosikan lebih banyak segmen wisata populer seperti paket liburan keluarga dan bulan madu. Selain itu, paket liburan mewah juga jadi prioritas promosi terutama ke lima destinasi prioritas pemerintah seperti Labuan Bajo, Borobudur, Danau Toba, Mandalika, dan Likupang.

Baca Juga  Inovasi Bisnis Miss Nomi, Hadirkan Fashion yang Berdaya Saing

“Kami berharap tahun ini kita dapat menarik lebih banyak pasar China ke Indonesia, khususnya ke lima destinasi super prioritas,” ujar Adila.

Jumlah kunjungan turis China ke Indonesia berangsur pulih setelah terdampak pandemi. Pada 2023, total kunjungan wisatawan China ke Indonesia mencapai 788 ribu, meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan tahun 2022, dan masuk ke dalam lima negara asal turis mancanegara yang paling banyak datang ke Indonesia.

Mayoritas kunjungan tersebut menuju ke Jakarta dan Bali, yang menyumbang tiga perempat dari total tersebut. Rata-rata durasi berwisata turis China juga termasuk salah satu yang terlama dibandingkan negara lainnya. (Xinhua)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *