Berpolitik Dewasa, Jangan Gelap Mata

POTRET keakbaran di antara tiga bakal calon presiden (bacapres) beberapa pekan lalu menyalakan optimisme di hati kita: Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 akan berlangsung dalam suka cita selayaknya sebuah pesta.
 
Pemilu merupakan sebuah kontestasi saat politisi berebut simpati. Namun, pemilu juga merupakan pesta demokrasi, saat berbagai pandangan dan aliran politik bebas berekspresi.
 
Momen keakraban tiga bacapres mendapat apresiasi Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Dia menyebutnya sebagai sebuah kematangan berdemokrasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Kita sudah pernah mengalami bagaimana ketegangan menghantui sebuah pesta demokrasi. Masyarakat mengalami perpecahan di antara dua kubu yang saling berhadapan. Kita tidak ingin polarisasi terulang Kembali.
Saat berpidato di hadapan ribuan kader di Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu, Surya Paloh mengingatkan dukungan terhadap calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) jangan mengesampingkan persatuan dan kesatuan.

Gestur menyejukkan

Gestur para capres merupakan pesan bahwa beda kepentingan tak harus mengorbankan semangat persatuan. Tanpa janjian, Anies dan Ganjar kompak datang dengan pakaian serba hitam. Keduanya juga kompak menyilangkan ibu jari dan telunjuk membentuk simbol saranghae yang berarti ‘cinta’ dalam bahasa Korea.
 
Dalam momen pertemuan ini, keduanya juga menyampaikan pesan persatuan dengan salam komando.
 
Sebelumnya, Anies dan Ganjar juga menampilkan momen keakraban saat bertemu di tengah prosesi ibadah Haji di Tanah Suci. Pertemuan keduanya terjadi tanpa disengaja pada 26 Juni 2023. Bacapres Anies Baswedan menyatakan lawan politik bukanlah musuh, namun teman berdemokrasi.
 
Kekompakan juga tampak saat bacapres lain, Ganjar Pranowo bertemu Prabowo Subianto dalam acara yang sama. Keduanya memakai baju kotak-kotak yang identik dengan kostum kampanye Joko Widodo dalam Pilpres 2014.
 
Saat ini, Ganjar dan Prabowo tengah bersaing mencapai puncak elektabilitas. Keduanya juga memperebutkan endorsemen politik Presiden Joko Widodo. Namun, pertemuan Ganjar dan Prabowo terlihat cair dan hangat. Bacapres Prabowo Subianto berjanji berkompetisi secara sehat dan penuh rasa kekeluargaan dalam Pilpres 2024.

Harmoni dalam kompetisi

Pemilihan umum adalah ajang kompetisi saat partai politik berebut simpati. Rakyat akan menguji setiap program dan gagasan yang ditawarkan para politisi. Walau pemilu adalah sebuah persaingan, tidak berarti harus diwarnai benturan kepentingan.
 
Saat melepas rombongan DPP Partai NasDem yang akan mendaftarkan bacaleg ke KPU pada Mei lalu, Surya Paloh mengingatkan kadernya untuk berkompetisi dalam harmoni. Saat berpidato di hadapan ribuan kader di Kota Padang, Sumatra Barat, pekan lalu, Surya Paloh kembali mengingatkan untuk menjaga harmoni di tengah kompetisi.
 
SAKSIKAN PEMBAHASAN POLITIK KEBANGSAAN DI TENGAH KETATNYA PERSAINGAN, DALAM PROGRAM TALKSHOW “VISI NEGARAWAN” DI METRO TV, JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 PUKUL 21.30 WIB

 

Quoted From Many Source

Baca Juga  Mudik Lebaran 2024 Kereta Api dan Danau Toba Jadi Pilihan Utama Warga Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *